Rabu, 21 Oktober 2015

contoh kasus UKM



CONTOH KASUS UKM

NAMA  : FANNY KURNIASIH
KELAS  : 2EB36
NPM    : 23214919

contoh kasus  
Kasus UKM  

Contoh kasus UKM yang memiliki Resiko Dalam suatu usaha saat mengelola suatu produk yang akan dihasilkan dari barang itu belum jadi atau belum siap dipakai menjadi siap jadi atau siap dipakai. Sebagai salah satu contoh dari banyaknya jenis usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia yang memiliki resiko adalah usaha pembuatan kerupuk. Sebut saja pabrik ini "irma krupuk". Pabrik ini menjual kerupuk dalam jumlah besar tiap harinya. Sudah banyak distributor dari kerupuk ini. Pabrik ini awalnya hanya sedikit memproduksi kerupuk namun karena semakin hari permintaan akan krupuk meningkat maka produksi kerupuk ini akhirnya semakin pesat.

      Namun saat permintaan akan kerupuk semakin banyak makan resiko yang dihadapi pabrik ini juga semakin besar. Dulunya pembuatan kerupuk pada pabrik ini dengan cara dijemur saat adonan kerupuk sudah mulai dibentuk melingkar-lingkar namun karena permintaan akan kerupuk semakin banyak pabrik ini sekarang menggunakan oven khusus untuk mengeringkan kerupuknya sehingga produksinya semakin cepat dan semakin rendah pula resikonya. Jika pabrik ini memakai cara pengeringgannya dengan menjemur adonan kerupuk yang sudah jadi dibawah sinar matahari makan UKM ini akan menghadapi resiko yang cukup besar. Bicara soal cuaca, pabrik ini harus menyesuaikan cuaca saat menjemur kerupuk karna itu resiko yang akan dihadapi UKM ini termasuk dalam resiko tidak disengaja karena UKM ini tidak dapat memprediksi cuaca yang akan datang tersebut. Syukur saat cuaca sedang terik maka kerupuk tersebut dapat dijemur namun saat cuaca mendung dan hujan maka penjemuran kerupuk tersebut harus di hentikan sejenak. Maka timbul lah ide untuk menjemur kerupuk tersebut di oven maka resiko yang dialami UKM tersebut akan terminimalis.

Pendapat dari kasus tersebut:
UKM ini mempunyai peran yang sangat strategis sekali, karena selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan. Dalam krisis ekonomi yang terjadi di negara kita sejak beberapa waktu yang lalu, dimana banyak usaha berskala besar yang mengalami stagnasi bahkan berhenti aktifitasnya, sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terbukti lebih tangguh dalam menghadapi krisis tersebut. Mengingat pengalaman yang telah dihadapi oleh Indonesia selama krisis, kiranya tidak berlebihan apabila pengembangan sektor swasta difokuskan pada UKM, terlebih lagi unit usaha ini seringkali terabaikan hanya karena hasil produksinya dalam skala kecil dan belum mampu bersaing dengan unit usaha lainnya. Hal ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kaum masyarakat yang memiliki pendapatan dibawah rata-rata unutuk menghidupkan keluarganya.

SUMBER:
http://queenchib.blogspot.com/2009/11/contoh-kasus.html
http://mahasiswa.blogspot.com/2012/12/kasus-ukm-beserta-resikonya.html
http://diana-aprianti.blogspot.co.id/2013/01/contoh-kasus-ukm-beserta-pendapat.html

Jumat, 14 November 2014

pengertian, fungsi dan ciri manajemen operasional, manajemen pemasaran, manajemen produksi, manajemen SDM, manajemen keuangan

Nama : Fanny Kurniasih
Kelas : 1EB35
NPM : 23214919


PENGERTIAN, CIRI-CIRI DAN FUNGSI DARI:
a.     Manajemen Operasional
b.    Manajemen Pemasaran
c.     Manajemen Produksi
d.    Manajemen SDM
e.     Manajemen Keuangan


A.   Manajemen Operasional

PENGERTIAN:
            Manajemen Operasional adalah area bisnis yang berfokus pada proses produksi barang dan jasa, serta memastikan operasi bisnis berlangsung secara efektif dan efesien
Manajemen operasional merupakan bentuk pengolaan secara menyeluruh dan optimal pada masalah tenaga kerja, barang-barang seperti: mesin, peralatan, bahan-bahan mentah, atau produk apa saja yang bisa dijual belikan.

CIRI-CIRI:
Barang:
1. Produk berwujud
2. Produk bisa dijual kembali
3. Produk bisa disimpan
4. Produk terpisah dengan konsumsi
5. Produk bisa diangkut

Jasa:
1. Produk tidak terwujud
2. Jasa sulit dijual kembali
3. Banyak jasa tidak bias disimpan
4. Produksi dan konsumsi bias secara silmutan
5. Penyedia, bukan produk, bias diangkut

FUNGSI:
  1. Pemasaran yang menghasilkan permintaan, menerima pesanan produk sehingga menghasilkan penjualan.
  2. Sebagai proses, berupa teknik, yaitu metode yang digunakan untuk mengolah bahan 
  3. Sebagai pengorganisasian teknik dan metode, sehingga proses dapat dilaksanakan secara efektif 
  4. Sebagai dasar penetapan perencanaan bahan 
  5. Sebagai pengawasan atas tujuan penggunaan bahan.

B.   Manajemen Pemasaran

PENGERTIAN:
            Manajemen Pemasaran berasal dari dua kata, yaitu: manajemen dan pemasaran.
Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertrukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan.
            Sedangkan manajemen adalah proses perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakan (actuating) dan pengawasan.

CIRI-CIRI:
  1. Titik-tolak penyusunannya melihat bisnis secara keseluruhan
  2. Diusahakan dampak kegiatan yang direncanakan bersifat menyeluruh
  3. Dalam penyusunannya diusahakan untuk memahami kekuatan yang mempengaruhi perkembangan bisnis
  4. Jadwal waktu/timing yang ditentukan adalah ng sesuai dan mempertimbangkan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan
  5. Peyusunan rancana dilakukan secara realistis dan relevan dengan lingkungan yang dihadapi

FUNGSI:
            Fungsi manajemen pemasaran meliputi : riset konsumen pengembangan produk, komunikasi-promosi, distribusi,penetapan harga dan pemberian service.
Semua kegiatan inii dilakukan untuk mengetahui, melayani, memenhi dan memuaskan kebutuhan konsumen.
Didalam fungsi manajemen pemasaran ada kegiatan menganalisi yaitu analisis yang dilakukan untuk mengetahui pasar dan lingkungan pemasarannya, sehingga dapat diperoleh seberapa beasar peluang untuk merebut pasar dan seberapa besar.


C.   Manajemen Produksi

PENGERTIAN:
            Manajemen produksi adalah salah satu cabang manajemen yang mengatur untuk mencptakan dan menambah sebuah kegunaan suatu barang dan jasa.untuk mengatur kegitan ini perlu dibuat sebuah keputusan yang berhubungan dengan usaha untuk mencapai sebuah tujuan agar barang dan jasa tersebut dapat dihasilkan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

CIRI-CIRI:
  1. Produksi dalam jumlah besar, variasi produk sangat kecil dan sudah distndarisasi.
  2. Menggunakan product layout atau departmentation by product
  3. Mesin bersifat khusus
  4. Operator tidak mempunyai keahlian yang tinggi
  5. Salah satu mesin/peralatan rusak atau terhenti, seluruh proses produksi terhenti
  6. Tenaga Kerja sedikit
  7. Persediaan bahan mentah dan bahan dalam proses kecil.
  8. Dibutuhkan maintenance specialist yang berpengetahuan dan pengalaman yang banyak.

FUNGSI:
1. Fungsi Perencanaan Produk
            Fungsi ini menentukan bentuk dan mutu produksi akhir, dan mempunyai tiga jenis             kegiaan : urutan kerja, penjadwalan, dan dispesing.
2. Fungsi Perencanaan Proses
            Fungsi ini berhubungan dengan penetapan metode terbaik, paling efektif dan         efesien untuk mengkombinasikan sumber-sumber daya yang ada san untuk           menghasilkan produksi yang sesuai dengan perencanaan produksi.
3. Fungsi Persediaan
            Fungsi ini berhubungan dengan kegiatan persediaan bahan baku, mutu, waktu,       dan tempat yang tepat dengan memperhitungkan biaya serendah mungkin.
4. Fungsi Pengawasan
            Fungsi ini menentukan kegiatan pelaksanaan agar tetap sesuai dengan rencana        produksi.
5 Fungsi Pengawasn Mutu
            Berhubungan dengan pemeliharaan mutu produksi sehingga sesuai dengan             keinginan pasar.
6. Fungsi Pengawasan Biaya
            Kegiatan yang bertanggung jawab terhadap setiap perbedaan antara biaya yang      dikeluarkan dengan biaya yang direncanakan.
7. Fungsi Pengangkutan
            Bertujuan agar proses produksi dapat dilaksanakan dengan tepat dan dengan         perlengkapan sekecil-kecilnya.

D.   Manajemen SDM

PENGERTIAN:
            Manajemen SDM adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya.
Menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan, sumber daya manusia juga menyangkut desain system perencanaan,
           

CIRI-CIRI:
  1. Pekerja-pekerja yang menuntut interaksi dan koordinasi yang erat antara kelompok-kelompok individu
  2. Penilaian kinerja yang mencerminkan pencapaian tujuan berdasarkan kelompok untuk jangka waktu yang lebih panjang
  3. Pekerja yang memungkinkan karyawan yang mengembangkan keahlian yang dapat digunakan didalam posisi lainnya disalam perusahaan
  4. Sistem kompensasi yang menekankan pada keadilan internal dari pada keadilan eksternal
  5. Tingkat gaji yang cenderung rendah
  6. Jalur-jalur karier yang lebar

FUNGSI:
            Untuk memperoleh sumber daya manusia yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan bagaimana sumber daya manusia yang terbaik tersebut dapat dipelihara dan tetap bekerja bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang senantiasa konstan ataupun bertambah.

E.    Manajemen Keuangan

PENGERTIAN:
            Manajemen Keuangan adalah suatau kegiatan/aktivitas perncanaan, pengendalian,pecarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan dan manajemen perusahaan untuk memperoleh sumber modal yang semurah-murahnya dan menggunakan seefektif mungkin, seefesien mungkin, seproduktif mugkin untuk menghasilkan laba.

CIRI-CIRI:
1.      Prinsip yang diterima umum didasarkan pada logikan dan pengalaman
2.      Dibuat tidak ada standarnya atau ketentuannya

FUNGSI:
            Berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuan secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit, dan menyangkut keputusan tentang penanaman modal, pembiyaan kegiatan usaha dan pembagian deviden pada suatu perusahaan.
Tugas pokok manajemen keuangan adalah : merencanakan untuk memperoleh dana menggunakan dana tersebut untuk memaksimalkan nilai perusahaan.




REFERENSI:
1. Handoko, T Hani, 1991, Dasar-dasar Manajemen Produksi dan Operasi, Edisi 1, BPFE Yogyakarta.

2. http://www.manajemenn.web.id/2011/04/fungsi-manajemen-pemasaran.html

Rabu, 05 November 2014

Maafkan aku abi

Abi maafkan aku selama ini aku telah melarang satu perintah allah :( abi maafkan aku karena aku abi yang telah menanggung semua dosa aku karena aku tidak menutup aurat ku dan tidak memakai jilbab :( abi maafkan aku karena aku selama ini tidak melindungi mu dari api neraka karena aku tidak meutupi aurat ku :(
maafka aku abi....... maafkan anak mu ini :(

Jika kau memakai jilbab syar'i mungkin engkau di cemooh, dibilang seperti teroris, seperti ibu-ibu, atau dibilang seperti sok alim.
mungkin kalian sering berkata :
" nanti sajalah berjilbabnya, nunggu sudah tua"
" nanti sajalah berjilbabnya nunggu sudah nikah dan punya anak"
"nanti sajalah berjilbabnya, mau jilbabin hati dulu"
ukhty kata-kata itulah yang kita sering dengar oleh banyak kalangan anak muda zaman sekarang, tapi kata-kata itu lah yang salah.
apakah kalian mau :
" sebelum berjilbab tapi sudah dijilbabkan?"
" apakah kalian mau abi kalian menanggung semua dosa kalian". yaaaaa waktu kalian bilang nanti ajalah kalau sudah bersuami aku baru berjilbab, sesungguhnya yang menganggung dosa mu tidak memakai jilbab dan menutup aurat mu disaat engkau baligh sampai engkau menikah adalah orang tua mu, yang lebih tepat abimu, apakah kamu ingin abi mu masuk neraka karena kamu tidak mau memakai jilbab? apakah kalian tega tidak melindungi abi kalian sendiri dari api nerakanya allah? :(  apakah kalian cuma mau melindungi suami kalian doang dari apai neraka? ukhty tidak apa-apalah lah kamu panas didunia asal janganlah engkau berpanas-panasan diakhirat, kehidupan diakhirat itu lebih kekal.......................
"memang ada ya yang jual jilbab hati?" yaaaaa kadang manusia sering berkata yang berjilbab tetapi kelakuannya seperti itu, mending jilbabin hati aja dulu lah baru mau berjilbab.
yaaaa sesungguhnya jilbab itu salah satu perintah allah, tetapi jika kita sudah berjilbab mau melakukan hal terlarang insya allah, kita akan inget dengan jilbab dan tidak akan melakukan hal yang tidak baik, karena apa? karena kita malu dengan jilbab kita.
jadi janganlah engkau menyalahi jilbab, karena bukanlah salah jilbabnya melainkan salah dari diri kita sendiri.

Abi izin kanlah anak mu ini untuk sungguh-sungguh bertaubat kepada allah :(
abi izin kanlah anakmu ini menutup semua aurat karena aku ingin melindungi mu dari siksa kubur dan api neraka :(
abi ridhoilah aku, karena tanpa ridho ummi dan abi, allah tidak akan meridho itu semua :(

*firman allah :
"wahai nabi, suruhlah isteri-isterimu, anak-anak perempuan mu, dan perempuan-perempuan yang beriman, supaya menutup seluruh tubuhnya(semasa mereka keluar), cara yang demikian lebih sesuai untuk mereka tidak diganggu, dan (ingatlah) allah adalah maha pengampun lagi maha pengasih".
(Q.S Al-AHZAB:59)

*Wahai anakku Fatimah! adapun perempuan-perempuan yang akan digantungrambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka itu diduniannya tidak mau menutup rambutnya daripada dilihat laki-laki yang bukan mahramnya".
(H.R Bukhari dan Muslim)

Selasa, 04 November 2014

do'a

terkadang kita suka mengeluh kepada allah, karena do'a kita tidak terkabul atau lama terkabulnya?tetapi jangan lah kita suudzon kepada allah, karena do'a kita belum terkabul, karena allah itu selalu bersama kita, mendengar dan menggenggam semua do'a kita, namun kapankah allah akan melepaskan semua do'a kita?allah akan melepaskan do'a kita satu-persatu diwaktu yang paling tepat 
jadi janganlah kita marah kepada allah karena do'a kita belum terkabul, kita harus bersikap sabar dan berusaha.
ingat innallaha ma'ana :)

Rabu, 29 Oktober 2014

Jodohmu adalah cerminan dari dirimu

seburuk-buruknya akhlak seorang akhi, ia pasti akan memilih ukhty yang baik akhlaknya untuk dijadikan pendamping hidupnya.
dan begitu juga sebaliknya.............
seburuk-buruknya ahlak ukhty, ia tetap akan berharap mendapatkan akhi yang baik ahlaknya untuk menjadikan imam dalam hidupnya.
pertanyaannya?
sudah adilkah jika akhi mempunyai pilihan seperti itu?
sudah adilkah jika ukhty mempunyai harapan seperti itu?
bukankah sangat jelas allah telah memperingati kita, bahwa yang baik akan mendapatkan yang baik?
dan yang keji akan mendapatkan yang keji?
* sebuah pertanyaan yang bijak itu adalah jika kita ingin mempunyai pasangan yang baik maka kita harus terlebih dahulu menjadi pribadi yang baik.
ingatlah firman allah itu nyata dan tidak diragukan lagi kebenarannya........
akhi, ukhty jangan lah kamu khawatir jika tidak memiliki pasangan (pacaran) janganlah kamu bersedih, janganlah kamu minder dengan itu semua.
allah itu sudah mengasih kita jodoh, jadi janganlah engkau takut kalau belum bertemu dengan jodohmu, karena jodoh mu itu takkan pernah tertukar, jodoh mu tidak akan pernah diambil orang ataupun yang lainya.
suatu saat nanti kamu akan bertemu dengan jodoh mu, kita hanya bisa memperbaiki diri kita, kita hanya bisa beristiqomah.
akhi, ukhty jodohmu adalah cerminan dari dirimu, perbaikilah dirimu insya allah jodoh mu juga akan memperbaiki dirinya.
jagalah hatimu, maka jodoh mu akan menjaga hatinya untuk kamu :)
karena tulang rusuk dan pemiliknya tidak akan pernah tertukar dan akan bertemu pada saatnya.....
ya allah jika ia baik untukku demi dunia ku dan akhiratku............
maka satukanlah kami dalam istilah cinta dan pernikahan :)
jika ia memang bukan jodohku maka pisahkan kami dalam istilah persahabatan dan persaudaraan islam.......
aamiin yaa robbal alamin .......... :)


Selasa, 28 Oktober 2014

masih tegakah kau menyakiti ummi mu?

anak ku...
anakku... dulu ummi mu melahirkan kamu sambil menangis kesakitan, masihkah kamu tega menyakitinya? ;(
masihkah kamu mampu ertawa melihat penderitaannya?
mencaci makinya?
melawannya?
memukulnya?
mengacuhkannya?
meninggalkannya?
membuat menangis?
ummi mutidak pernah mengeluh membersihkan kotoran mu saat kamu masih bayi, mencuci pakaian kotormu, menahan derita dan menggendong mu sendirian......
anakku...... disaat ummi mu tidur, coba kamu lihat kantung matanya dan kamu perhatikan bibir tua  nya.
bayangkan bagaimana jika mata itu takkan pernah terbuka  lagi untuk selama-lamanya.
Tangan lembut itu takkan pernah lagi menghapuskan air mata mu.
Dan mulut indah itu tiada lagi mengucapkan nasihat yang selaluu kamu abaikan.
Bayangkan jika saat ini ummi kamuu sudah tiada lagi bersamamu.... apakah selama ini kamu sudah cukup membahagiakannya?
Aapakah kamu pernah berfikir bahwa betapa besar pengorbanannya untukmu,
Semenjak kamu masih berada didalam perutnya.
Itupun kalau kamu masih sayang ummimu dan mau mendengarkan nasihatnya.
akhi, ukhty janganlah kamu melawan ummi mu, sejahat-jahatnya ummi mu ia tidak akan pernah menyakitimu, ummi mu selalu melindungimu, menjagamu, merawatmu, ia takkan pernah lelah berjuang untukmu.
karena ridhonya allah adalah ridhonya orang tua.
aku sayang ummi karena allah :)

Rabu, 22 Oktober 2014

tugas bisnis lembaga bank dan non bank



Nama   : Fanny Kurniasih
Kelas   : 1EB35
Npm    : 23214919


Pengertian Perusahaan, Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank, Pengaruh Perbankan terhadap Perekonomian.


A. Pengertian Perusahaan

            Istilah Perusahaan merupakan istilah yang tidak asing lagi bagi kita, apa lagi saat ini banyak bermunculan perusahaan-perusahaan kecil dari masyarakat. Semakin banyaknya perusahaan, semakin banyak pula tenaga kerja yang akan terserap.
Kata perusahaan merupakan istilah yang di artikan dalam bahasa inggris “enterprise” yakni satu atau lebih unit usaha yang disebut pabrik atau “bedriff” (bahasa belanda).
Perusahaan pertama kalinya terdapat dalam pasal 6 KUH Dagang yang mengatur mengenai penyelenggaraan pencatatan yang wajib dilakukan oleh setiap manusia yang menjalankan perusahaan.
Perusahaan merupakan tempat terjadinya kegiatan “Produksi“ dan berkumpulnya semua “Faktor Produksi”, Setiap perusahaan ada yang terdaftar di pemerintah dan ada pula yang tidak. Bagi perusahaan yang terdaftar di pemerintah, mereka mempunyai badan usaha untuk perusahaannya, Badan usaha ini adalah status dari perusahaan tersebut yang terdaftar di pemerintah secara resmi.

Selain pengertian secara umum, ada juga penegertian menurut para ahli, sbb:

1. Menurut Molengrraaff 
            Perusahaan adalah  keseluruhan perbuatan yang dilakukan secara terus menerus, bertindak keluar untuk memperoleh penghasilan dengan cara memperdagangkan barang atau mengadakan perjanjian perdagangan.

2. Menurut Kansil
            Perusahaan adalan badan usaha yang menjalakn usaha yang bersifat tetap dan terus menerus, dadn didirikan , bekerja serta berkedudukan dalam wilayah Negara untuk memperoleh sebuah laba atau rugi.

3. Menurut Murti Sumarni
            Perusahaan adalah sebuah kegiatan produksi yang  mengolah sumber daya ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat dengan tujuan memeperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat.

4. Menurut Swastha dan Suktjo
            Perusahaan adalah suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoodinirkan sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan masyarakat dengan cara yang menguntungkan.

5. Menurut Much Nurachmad
            Perusahaan adalah bentuk usaha yang berbadan hukum ataupun tidak, milik perseorangan, persekutuan, atau badan hukum yang memperkerjakan pekerjaan dengan membayar upah.

B. Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank  

          Lembaga keuangan dalam dunia keuangan bertindak selaku lembaga yang menyediakan jasa keuangan bagi nasabahnya, dimana pada umumnya lembaga ini diatur oleh regulasi keuangan dari pemerintah.
Bentuk umum dari lembaga keuangan ini adalah termasuk perbankan, building society (sejenis koperasi di Inggris) , Credit Union, Pialang Saham, aset manajemen, Modal ventura, koperasi, asuransi, dana pensiun, dan bisnis serupa lainnya.

Berdasarkan pengelompokannya, lembaga keuangan debedakan menjadi 2 yaitu :

1. Lembaga Keuangan Depositori :
 lembaga keuangan yang menjalakan kegiatan penghimpunan dana secara langsung dari masyarakat dalam bentuk simpanan, giro,tabungan/simpanan berjangka. Bank umum dan bank pengkreditan rakyat termasukdalam lembaga depositori karena bank tersebut bergerak dalam menarik dana secaralangsung dan men yalurkannya kembali dalam bentuk kredit kepada anggotanya.

2. Lembaga Keuangan Non Depositori :
lembaga keuangan ini sering juga disebutsebagai NBFI (non bank financial institutions). Lembaga keuangan yang masukdalam kelompok ini adalah semua lembaga keuangan yang kegiatan usahanya tidakmelakukan penarikan dana secara langsung. Berikut klasifikasi NBFI :
a. Contractual institutions
 : lembaga keuangan yang menarik dana dari masyarakatdengan menawarkan kontrak untuk memproteksi penabung dari resikoketidakpastian seperti polis asuransi bagi perusahaan asuransi.
b. Investment institutions :
lembaga keuangan yang usahanya terkait dipasar modalseperti perusahaan efek dan perusahaan investasi.
c. Finance companies :
 lembaga keuangan yang memiliki bidang usaha danmenyediakan beberapa jenis pembiayaan seperti anjak piutang, pembiayaankonsumen dan kartu kredit.
d. Lembaga keuangan non depositori lainnya :
 misalnya pengadaian.


C. Pengaruh Perbankan terhadap Perekonomian

PERAN PERBANKAN DALAM PEREKONOMIAN DI INDONESIA

            Peran Perbankan Nasional Dalam Membangun Ekonomi merupakan salah satu sektor yang diharapkan berperan aktif dalam menunjang kegiatan pembangunan nasional atau regional. Peran itu diwujudkan dalam fungsi utamanya sebagai lembaga intermediasi atau institusiperantara antara debitor dan kreditor. Dengan demikian, pelaku ekonomi yang membutuhkan dana untuk menunjang kegiatannya dapat terpenuhi dan kemudian roda perekonomianbergerak. Untuk menciptakan perbankan sehat harus dilakukan pendekatan yang terdiri daritiga pilar, yaitu pengawasan, kepemerintahan intern dan disiplin pasar. Pendekatan ini harus dilakukan karena badan pengawasan tidak akan mampu berpacu dengan kecepatanliberalisasi, globalisasi dan kemajuan teknologi pada instrumen keuangan. Dengan demikianpengawasan yang dilakukan oleh otoritas harus dilengkapi dengan disiplin internal bank sertadisipli pasar. Melibatkan kepemerintahan intern dalam melakukan pengawasan karena bank merupakan tempat terbaik untuk mengatur dan memelihara praktik manajemen bank yang sehat. Pentingnya pengawasan juga disebabkan karakteristik usaha bank. Berbeda dengan perusahaan jasa keuangan lainnya bank menyediakan produk berupa penerimaan simpanan dan pemberian kredit. Produk dalam bentuk simpanan harus dibayar oleh bank setiap saat atau beberapa waktu setelah adanya permintaan pembayaran dari nasabah.
           



Kutipan :
Chidir Ali, Badan Hukum, Alumni, 1987, Halaman 79.
Abdulkadir Muhammad, Hukum Perusahaan Indonesia, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2002, Halaman 7.
Corporatin law -- Definitions & Articles